skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyebab Stroke

Penyebab Stroke

Menurut dr. Djumhana Atmakusuma dari Divisi Hematologi-Onkologi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 85% stroke disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah. Sisanya 15% karena perdarahan.

Sumbatan pada pembuluh darah otak menyebabkan terganggunya suplai oksigen dan zat-zat gigi yang dibutuhkan sel-sel otak untuk terus hidup dan beraktivitas. Akibatnya, sel-sel otak akan mengalami kematian. Sumbatan dapat terjadi langsung pada pembuluh darah disekitar otak, bisa juga berasal dari bagian lain yang terbawa aliran darah menuju otak.

Sebagian besar penyebab stroke bisa dicegah dengan cara mengubah pola hidup Anda menjadi pola hidup sehat. Kendati begitu, ada beberapa risiko stroke yang tidak dapat diubah, dan mengenai hal tersebut akan dijelaskan di bawah ini.

– Jika Anda pernah mengalami TIA (Transient Ischemic Attack)atau stroke ringan dan serangan jantung, risiko Anda terkena stroke lebih tinggi.

– Risiko Anda terkena stroke tinggi jika Anda memiliki anggota keluarga dekat yang pernah mengalami stroke.

– Anda berisiko terkena stroke jika usia Anda lebih dari 65 tahun, meskipun seperempat kasus stroke terjadi pada usia yang lebih muda.

– Menderita diabetes, tekanan darah tinggiatau mempunyai kolesterol yang tinggi.

Ada dua macam stroke dan penyebabnya yaitu:

  1. Stroke iskemik

Stroke iskemik terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti akibat terbentuknya gumpalan darah. Darah gampang menggumpal di pembuluh darah di mana terdapat timbunan kolesterol atau telah terjadi kerusakan pada dindingnya. Berikut adalah hal-hal yang berdampak buruk pada pembuluh darah sehingga dapat memicu terjadinya stoke iskemik:

– Hipertensi atau tekanan darah tinggi.

– Tingginya kadar kolesterol dalam darah.

– Diabetes yang tidak terkontrol. Kadar gula darah yang tinggi berdampak buruk pada kesehatan dinding pembuluh darah.

Detak jantung yang tidak teratur atau fibrilasi atrium juga menjadi salah satu penyebab stroke iskemik. Dengan detak jantung yang tidak teratur, aliran darah penderita fribrilasi atrium terganggu. Hal ini pun membuat darahnya mudah menggumpal sehingga menyebabkan stroke iskemik.

Arteri juga bisa menyempit seiring bertambahnya usia, dan proses penyempitan arteri tersebut bisa bertambah cepat jika Anda:

– Mengalami obesitas.

– Mengonsumsi alkohol yang berlebihan.

– Merokok.

– Memiliki tingkat kolesterol yang tinggi.

– Memiliki riwayat keluarga berpenyakit jantung atau diabetes.

Pada usia yang lebih muda, risiko stroke iskemik dapat meningkat oleh karena penggunaan obat-obatan kontrasepsi, migrain, koagulopati (gangguan pembekuan darah), dan cedera kepala yang baru terjadi.

  1. Stroke hemoragik

Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan pendarahan. Sekitar lima persen pendarahan terjadi pada permukaan otak yang dikenal sebagai pendarahan subarachnoid. Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama stroke hemoragik. Tekanan darah tinggi dapat melemahkan arteri di dalam otak sehingga rentan pecah.

Ada beberapa hal yang dapat memicu naiknya tekanan darah, diantaranya adalah merokok, kurang olahraga, stres, konsumsi alkohol yang berlebihan, dan kelebihan berat badan atau obesitas. Pernah mengalami TIA ataupun stroke juga dapat meningkatkan risiko terjadi stroke hemoragik.

Penderita diabetes, aritmia (detak jantung tidak beraturan), dan penyakit katup jantung, juga mempunyai risiko lebih besar mengalami stroke hemoragik. Stroke hemoragik juga bisa terjadi akibat pecahnya pembuluh darah yang menggelembung atau bengkak yang disebut aneurisma.

Trauma atau cedera pada kepala juga bisa menyebabkan stroke hemoragik. Meskipun begitu, ada beberapa kasus di mana terjadi pendarahan di dalam selaput otak tanpa adanya tanda-tanda trauma. Hal tersebut biasanya terjadi pada orang tua dan gejalanya mirip seperti stroke. Pendarahan yang terjadi dalam selaput otak dikenal sebagai hematoma subdural.

Orang-orang yang mengkonsumsi obat-obatan pencegah pembekuan darah atau antikoagulan juga harus hati-hati. Salah satu risiko dari penggunaan obat ini adalah stroke hemoragik. Obat antikoagulan membuat darah menjadi lebih susah menggumpal. Ini berarti, jika terjadi pendarahan, pendarahan itu akan lebih susah terhenti.

Apa Itu Strokecare?

StrokeCare, Produk Organik yang diproduksi oleh PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang merupakan Formula Khusus untuk mengatasi Penyakit Stroke. Dengan melewati berbagai penelitian demi penelitian yang memakan waktu panjang dan melibatkan berbagai bahan-bahan Alami kualitas terbaik dengan melewati proses teknologi canggih Autofermentasi Nanotechnology akhirnya StrokeCare tercipta.

Formula Organik StrokeCare mengandung Flavonoid yang terkandung di dalam strokecare merupakan antioksidan polifenol yang mampu memperkuat dinding sel darah merah dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi kecenderungan trombosis dan menghambat oksidasi LDL sehingga mengurangi terjadinya proses atherosklerosis di pembuluh darah.