skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Stroke Hemoragik

Penyakit Stroke Hemoragik

Stroke hemoragik adalah stroke yang disebabkan karena adanya pembuluh darah dalam otak yang pecah hingga darah keluar dari pembuluh darah tersebut dipaksa masuk ke dalam jaringan otak, kemudian merusak sel-sel otak di daerah tertentu, sehingga pada akhirnya bagian otak  yang terkena tidak dapat berfungsi dengan baik.

Stroke hemoragik terbagi lagi menjadi dua tipe :

– Perdarahan Subraknoid (PSA)

– Perdarahan Intraserebral (PIS)

Stroke karena perdarahan subraknoid  terjadi pada sekitar 5% dari seluruh serangan stroke. Perdarahan subraknoid terjadi di jaringan yang menutupi otak. Ini biasa terjadi karena adanya ruptur atau robekan dari aneurisma (arteri yang melebar). Ruptur atau robekan itu biasanya terjadi karena dinding arteri yang menipis, bisa dijumpai pada pasien-pasien yang menderita hipertensi (tekanan darah tinggi), AVM (Arterio Venoses Malformation), atau adanya tumor intraserebral.

Gejala

Gejala stroke hemoragik bervariasi tergantung pada lokasi pendarahan dan jumlah jaringan otak yang terkena. Gejala biasanya muncul tiba-tiba, tanpa peringatan, dan sering selama aktivitas. Gejala mungkin sering muncul dan menghilang, atau perlahan-lahan menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu.

Gejala stroke hemoragik bisa meliputi:

– Sakit kepala yang terjadi ketika berbaring, bangun dari tidur, membungkuk, batuk, atau kadang terjadi secara tiba-tiba.

– Kehilangan koordinasi.

– Kehilangan keseimbangan.

– Perubahan gerakan, biasanya pada satu sisi tubuh, seperti kesulitan menggerakkan salah satu bagian tubuh, atau penurunan keterampilan motorik.

– Mual atau muntah.

– Perubahan tingkat kesadaran (mengantuk, letih, apatis, koma).

– Kesulitan berbicara atau memahami orang lain.

– Kesulitan menelan.

– Kesulitan menulis atau membaca.

– Kejang.

– Sensasi perubahan, biasanya pada satu sisi tubuh, seperti penurunan sensasi, baal atau kesemutan.

– Kelemahan pada salah satu bagian tubuh.

Penyebab

Stroke hemoragik atau stroke pendarahan dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya penyebab stroke hemoragik adalah :

1.Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Sekitar 2/3 dari kasus stroke hemoragik biasanya disebabkan oleh tekanan darah tinggi (hipertensi). Hipertensi akan menyebabkan pembuluh darah arteri melemah dan rentan terhadap kerusakan (robek). Beberapa faktor yang meningkatkan resiko hipertensi adalah obesitas, merokok, konsumsi alkohol berlebih, kurang berolah raga, dan pola makan tidak sehat (mengandung banyak lemak dan kolesterol).

  1. Aneurisma

Aneurisma adalah gangguan pada pembuluh arteri di mana titik lemah pada pembuluh arteri mengalami penggelembungan keluar dan membentuk kantong. Pada dasarnya, pembuluh darah arteri adalah pembuluh darah yang kuat, namun bagian aneurisma adalah bagian yang lemah sehingga memungkinkan lebih cepat rusak dan mengalami robek.

Pada bagian otak, aneurisma sering disebut juga dengan aneurisma berry karena bentuknya yang seperti buah berry. Resiko aneurisma lebih rentan muncul pada orang-orang dengan yang memiliki pola hidup tidak sehat, riwayat hipertensi, dan riwayat keluarga. Pada beberapa kasus, aneurisma juga bisa menjadi bawaan sejak lahir. Penyebab utama dari pecahnya aneurisma adalah tekanan darah tinggi.

  1. Pembuluh Darah Abnormal

Pembuluh darah abnormal biasanya diderita oleh orang-orang sejak mereka lahir. Pembuluh darah abnormal tersebut biasanya disebut malformasi pembuluh darah yang meliputi jalinan pembuluh darah dan pembesaran pembuluh darah. Kasus malformasi ini memang tergolong jarang terjadi, jumlah penderita malformasi pembuluh darah tidak lebih dari 1% dari jumlah populasi. Malformasi akan menyebabkan pembuluh darah di otak rentan pecah dan mengalami pendarahan sehingga terjadilah stroke hemoragik.

  1. Angiopati Amiloid Serebral

Angiopati amiloid serebral sering juga disebut dengan Cerebral Amyloid Angipathy (CAA). CAA terjadi karena adanya protein atau yang disebut amiloid menumpuk di bagian pembuluh darah di otak. Kondisi semacam itu akan menyebabkan pembuluh darah arteri lebih rentan terhadap kerusakan, terutama pada orang-orang yang telah berusia lanjut. Biasanya CAA akan menyebabkan pendarahan pada bagian otak tertentu di dekat area lobar. Posisi tersebut akan menyebabkan darah bocor ke ruang subarachnoid. Studi juga menyebutkan bahwa 63% kasus pendarah di otak akan menyebabkan darah bocor ke subarachnoid.

  1. Konsumsi Obat-obatan

Mengkonsumsi beberapa jenis obat seperti obat pencegah  proses pembekuan darah secara tidak terkontrol juga dapat menyebabkan resiko pecahnya pembuluh darah lebih rentan terjadi. Selain itu, beberapa jenis obat-obatan ilegal seperti kokain juga akan meningkatkan resiko pecahnya pembuluh darah yang menyebabkan stroke hemoragik.

Sekian artikel tentang Penyakit Stroke Hemoragik, semoga bermanfaat.

Apa Itu Strokecare?

StrokeCare, Produk Organik yang diproduksi oleh PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang merupakan Formula Khusus untuk mengatasi Penyakit Stroke. Dengan melewati berbagai penelitian demi penelitian yang memakan waktu panjang dan melibatkan berbagai bahan-bahan Alami kualitas terbaik dengan melewati proses teknologi canggih Autofermentasi Nanotechnology akhirnya StrokeCare tercipta.

Formula Organik StrokeCare mengandung Flavonoid yang terkandung di dalam strokecare merupakan antioksidan polifenol yang mampu memperkuat dinding sel darah merah dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi kecenderungan trombosis dan menghambat oksidasi LDL sehingga mengurangi terjadinya proses atherosklerosis di pembuluh darah.