skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Penyakit Stroke

Penyakit Stroke

Stroke merupakan penyakit yang terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah otak atau pecahnya pembuluh darah di otak. Sehingga akibat penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah tersebut, bagian otak tertentu berkurang bahkan terhenti suplai oksigennya sehingga menjadi rusak bahkan mati. Akibatnya timbullah berbagai macam gejala sesuai dengan daerah otak yang terlibat, seperti wajah lumpuh sebelah, bicara pelo (cedal), lumpuh anggota gerak, bahkan sampai koma dan dapat mengancam jiwa.

Jenis-Jenis Stroke

Stroke Iskemik

Stroke iskemik ini merupakan stroke yang akan terjadi jika pembuluh darah yang memberikan pasokan darah ke otak menjadi tersumbat. Sebanyak 90 persen stroke yang dialami oleh manusia adalah stroke dengan jenis iskemik. Stroke ini dipicu oleh penumpukan lemak yang ada di dinding pembuluh darah. Kolesterol juga menjadi pemicu munculnya serangan stroke ini.

Tidak hanya kolesterol saja, namun lemak dan berbagai zat yang melekat di dinding pembuluh darah arteri jantung menjadi pemicu dari penyakit stroke iskemik.

Semua zat yang lengket dan melekat pada pembuluh darah disebut dengan plak. Plak itu akan semakin menumpuk dan melekat di pembuluh darah. Penumpukan plak yang ada di pembuluh darah itu tidak akan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah arteri jantung. Aliran darah dan juga oksigen pun akan menjadi tersumbat karena pembuluh darah juga mengalami penyumbatan. Plak juga bisa menyebabkan darah mengalami pembekuan.

Stroke iskemik ini dibedakan menjadi dua macam yaitu sebagai berikut ini :

  1. Stroke trombotik

Penyumbatan pembuluh darah pada stroke trombotik disebabkan oleh adanya penggumpalan darah di pembuluh arteri yang semakin mengalami penyempitan akibat adanya penggumpalan darah tersebut.

  1. Stroke embolik

Stroke embolik merupakan stroke yang disebabkan dengan adanya trombus atau penggumpalan darah. Gelembung udara dan juga pecahan lemak juga bisa menjadi penyumbatan pembuluh darah yang ada di jantung, dada serta leher. Sistem ini bisa menjadikan kelainan jantung yang disebut dengan fibrilasi atrium sehingga mampu menciptakan kondisi darah yang menggumpal itu bisa dipompa dan diedarkan menuju ke otak sehingga penyumbatan berubah berada di dalam otak.

Stroke Hemorrhagic.

Stroke yang kedua adalah stroke hemoragik yang ditandai dengan adanya pendarahan bagi penderita stroke. Stroke ini banyak disebabkan oleh pembuluh darah yang mengalami kebocoran akibatnya adalah suplai darah menuju ke jaringan yang ada di otak menjadi terhenti. Tidak hanya itu saja, darah yang mengalir dan membanjiri tubuh akan mematikan jaringan otak dan mengganggu sel otak.

Berikut ini adalah dua jenis penyebab stroke hemoragik :

  1. Intraserebral

Stroke ini adalah kondisi stroke dimana terjadi pendarahan intraserebral yang ada di dalam otak. Kebanyakan pendarahan ini diakibatkan oleh cedera otak. Ketika seseorang terjatuh dari sepeda motornya kemudian kepalanya terbentur orang itu memiliki resiko untuk terkena stroke akibat trauma otak yang dialaminya. Selain cedera otak yang menyebabkan stroke jenis ini adalah adanya kelainan di pembuluh darah. Stroke dengan jenis ini memiliki persentase sekitar 10 persen dari jenis stroke yang dialami oleh manusia yang ada di dunia. Sayangnya stroke ini menjadi penyumbang kematian terbesar yang diakibatkan oleh penyakit stroke.

  1. Subarachnoid

Stroke ini merupakan stroke yang ditandai dengan pendarahan yang ada di ruang subarachnoid. Subarachnoid itu merupakan ruang yang ada diantara lapisan dalam lapisan tengah yang ada di jaringan selaput otak. Stroke ini merupakan kondisi medis yang darurat sehingga berakibat pada cacat permanen bahkan bisa mengakibatkan kematian. Stroke ini juga banyak dialami oleh wanita dibandingkan pada pria.

Dampak stroke terhadap kehidupan penderitanya

Stroke dapat berdampak pada kehidupan dan kesejahteraan Anda dalam berbagai aspek. Proses rehabilitasinya spesifik dan tergantung pada gejala yang Anda alami dan seberapa parah gejala tersebut. Sejumlah ahli dan spesialis bisa membantu. Diantaranya adalah, psikolog, ahli terapi okupasi, ahli terapi bicara, perawat dan dokter spesialis, serta fisioterapi.

Kerusakan akibat stroke bisa meluas dan berlangsung lama. Sebelum pulih seperti sedia kala, penderita harus melakukan rehabilitasi dalam periode panjang. Namun sebagian besar dari mereka tidak akan pernah pulih sepenuhnya.

Pencegahan stroke

Stroke dapat dicegah

melalui penerapan pola hidup sehat. Risiko mengalami stroke akan berkurang jika Anda makan makanan sehat, berolahraga secara teratur, tidak merokok, dan minum alkohol sesuai takaran. Berusaha menurunkan tingkat kolesterol dan tekanan darah tinggi dengan obat-obatan juga bisa mengurangi risiko terkena stroke. Pada sebagian orang, obat-obatan untuk mencegah pembekuan darah serta obat untuk menjaga kadar normal gula darah juga penting untuk mencegah terjadinya stroke.

Komplikasi stroke

Stroke dapat menyebabkan munculnya berbagai komplikasi, dan beberapa diantaranya dapat membahayakan nyawa si penderita. Contoh dari komplikasi tersebut diantaranya adalah hidrosefalus atau tingginya produksi cairan serebrospinal, disfagia atau kesulitan menelan, dan trombosis vena dalam atau penggumpalan darah pada kaki.

Sekian artikel ini semoga menambah wawasan anda.

Apa Itu Strokecare?

StrokeCare, Produk Organik yang diproduksi oleh PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang merupakan Formula Khusus untuk mengatasi Penyakit Stroke. Dengan melewati berbagai penelitian demi penelitian yang memakan waktu panjang dan melibatkan berbagai bahan-bahan Alami kualitas terbaik dengan melewati proses teknologi canggih Autofermentasi Nanotechnology akhirnya StrokeCare tercipta.

Formula Organik StrokeCare mengandung Flavonoid yang terkandung di dalam strokecare merupakan antioksidan polifenol yang mampu memperkuat dinding sel darah merah dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi kecenderungan trombosis dan menghambat oksidasi LDL sehingga mengurangi terjadinya proses atherosklerosis di pembuluh darah.