skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Bagaimana Penyakit Stroke Terjadi

Bagaimana Penyakit Stroke Terjadi

Penyebab stroke ringan hingga berat di usia muda dan tua umumnya hampir sama karena sumbernya memang tidak berbeda. Banyak orang yang bertanya, mengapa orang lanjut usia biasanya akan terkena stroke? Hal ini menyebabkan semua orang berpikir bahwa usia bisa menjadi salah satu penyebab stroke. Memang usia bisa menjadi faktor khusus yang membuat orang bisa terkena stroke.

Namum umumnya stroke bisa terjadi karena kondisi masalah kesehatan khusus atau kondisi tertentu yang membuat kondisi tubuh memburuk. Stroke bisa terjadi ketika bagian otak tidak mendapatkan nutrisi dan darah yang cukup dari jantung. Hal ini menyebabkan kematian jaringan dan sel-sel otak.

Selain itu stroke juga terjadi akibat penyumbatan pada bagian pembuluh darah. Kondisi ini bisa menjadi sangat buruk dan membuat penderita stroke kehilangan kemampuan. Berikut ini merupakan penyebab stroke yang dilihat secara lebih luas.

Berikut hal-hal yang berkaitan tentang penyebab Penyakit Stroke:

  1. Usia

Dari berbagai penelitian, diketahui bahwa suai semakin tua semakin besar pula risiko terkena stroke. Hal ini berkaitan dengan proses degenerasi (penuaan) yang terjadi secara alamiah. pada orang-orang lanjut usia, pembuluh darah lebih kaku karena adanya plak.

  1. Hipertensi

Orang yang tekanan darahnya tinggi mempunyai peluang besar untuk mengalami stroke. Bahkan, ini merupakan penyebab terbesar dari stroke.

Alasannya, dalam hipertensi dapat terjadi gangguan aliran darah tubuh yaitu diameter pembuluh darah kelak akan mengecil sehingga darah yang mengalir ke otak pun akan berkurang, dengan pengurangan aliran darah otak (ADO), maka otak akan kekurangan suplai oksigen dan glukosa sehingga jaringan otak lama-lama akan mati.

  1. Herediter

Terkait dengan riwayat stroke di keluarga, orang dengan riwayat stroke pada keluarga memiliki risiko yang lebih besar untuk terkena penyakit stroke dibanding orang yang tanpa riwayat stroke pada keluarganya.

  1. Hiperkolesterolemia

Hiperkolesterolemia merupakan keadaan ketika kadar kolesterol di dalam darah berlebih. LDL yang berlebih akan mengakibatkan terbentuknya plak pada pembuluh darah yang lama kelamaan akan semakin banyak dan menumpuk sehingga menganggu aliran darah.

  1. Penyakit jantung

Penyakit jantung seperti jantung koroner dan infark miokard (kematian otot jantung, bisa menjadi faktor terbesar pneyebab stroke). Seperti yang kita ketahui bahwa pusat dari aliran darah di tubuh terletak di jantung. Jika pusat pengaturan darah mengalami kerusakan, maka aliran darah tubuh mengalami gangguan, termasuk aliran darah menuju otak. Gangguan aliran darah itu bisa mematikan jaringan otak secara mendadak ataupun bertahap.

  1. Diabetes Mellitus

Diabetes Mellitus atau kencing manis memiliki risiko mengalami stroke. Hal ini terkait dengan pembuluh darah penderita diabetes yang umumnya lebih kaku (tidak lentur). Adanya peningkatan ataupun penurunan kadar glukosa darah secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan kematian otak.

  1. Obesitas

Kegemukan merupakan salah satu faktor resiko terjadinya stroke. Hal tersebut terkait dengan tingginya kadar lemak dan kolesterol dalam darah pada orang dengan obesitas, yaitu biasanya kadar LDL lebih tinggi dibanding kadar HDL.

  1. Merokok

Dari hasil berbagai penelitian diketahui bahwa orang-orang yang merokok ternyata memiliki kadar fibrinogen darah yang lebih tinggi dibanding orang yang tidak merokok. Peningkatan kadar fibrinogen ini dapat mempermudah terjadinya penebalan pembuluh darah sehingga pembuluh darah menjadi sempit dan kaku. Dengan demikian, dapat menyebabkan gangguan aliran darah.

Pencegahan Penyakit Stoke

Penyakit stroke memang identik dengan penyakit orang tua, tapi tidak menutup kemungkinan penyakit stroke juga bisa menyerang bagi siapa saja dan tanpa mengenal usia sekalipun. Hal ini dikarenakan faktor resiko perilaku yang semakin tidak terkendali. Namun penyakit stroke tetap dapat Anda cegah adapun caranya adalah berikut ini:

  1. Selalu lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin

Cara ini merupakan bagian vital untuk pencegahan penyekit stroke. Karena dengan selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah kita menjadi tahu langkah apa yang harus dilakukan. Jika tekanan darah yang tinggi maka kita harus melakukan usaha untuk menurunkan dan begitupun sebaliknya.

  1. Berhenti merokok

Menurut sebuah penelitian 33 persen merokok dapat menyebabkan resiko terkena stroke. Maka dari itu bagi Anda yang saat ini perokok aktif, sebaiknya mulailah menghilangkan kebiasaan tersebut untuk menjaga kondisi kesehatan Anda.

  1. Melakukan olahraga

Cara ini dapat mencegah terjadinya obesitas. Karena memiliki badan yang ideal dapat menurunkan resiko terkena penyakit stroke.

  1. Makan sehat

Menjalani pola makan sehat merupakan bagian yang sangat penting untuk mencegah terjadinya resiko penyakit stroke. Konsumsilah banyak buah, sayuran, ikan, susu rendah lemak, dan serta hindari makanan yang mengandung lemak, terlalu manis, daging olahan dan lainnya.

Apa Itu Strokecare?

StrokeCare, Produk Organik yang diproduksi oleh PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang merupakan Formula Khusus untuk mengatasi Penyakit Stroke. Dengan melewati berbagai penelitian demi penelitian yang memakan waktu panjang dan melibatkan berbagai bahan-bahan Alami kualitas terbaik dengan melewati proses teknologi canggih Autofermentasi Nanotechnology akhirnya StrokeCare tercipta.

Formula Organik StrokeCare mengandung Flavonoid yang terkandung di dalam strokecare merupakan antioksidan polifenol yang mampu memperkuat dinding sel darah merah dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi kecenderungan trombosis dan menghambat oksidasi LDL sehingga mengurangi terjadinya proses atherosklerosis di pembuluh darah.