skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Arti Penyakit Stroke

Arti Penyakit Stroke

Penyakit Stroke ialah salah satu penyakit yang menjadi penyebab kematian paling utama yang berada di Indonesia. Di Indonesia sendiri bila di hitung dari sekitar 1000 orang, 8 orang mengidap stroke, dan 7 orang meninggal karena penyakit ini. Bila mendengar hal ini, tentu saja penyakit stroke memiliki potensi yang sangat besar. Tanda seperti mati rasa yang berada di wajah, kaki, lengan, ataupun di sisi salah satu tubuh, disertai dengan adanya kebingungan dan sulit untuk bicara memang sering kita temui.

Berbicara tentang penyakit yang melumpuhkan bahkan mematikan penderitaanya dan sering diketahui ketika telah parah, maka penyakit stroke merupakan salah satu malapetaka tersebut. Penyakit stroke tidak jarang terjadi secara mendadak bahkan tanpa diketahui penyebabnya.

Penderita umumnya menyadari hal tersebut sudah dalam keadaan parah dimana terdapat satu atau beberapa tanda penyakit stroke seperti: kelemahan atau kelumpuhan pada bagian tubuh tertentu.

Pada dasarnya setiap penyakit memiliki tanda dan gejala tertentu, hanya saja kerap kali hal tersebut kurang disadari dan dirasakan. Sehingga ketika serangan penyakit stroke yang parah tiba-tiba terjadi penderita umumnya baru menyadari bahwa gejala yang dirasakannya selama ini berujung pada stroke.

Supaya hal tersebut tidak terjadi kepada anda dan orang tercinta sebaiknya anda mengetahui informasi terkait penyebab, tanda dan gejala penyakit stroke sedini mungkin. Untuk lebih jelasnya anda bisa menyaksikan informasi selengkapnya berikut ini.

Penyakit stroke atau yang akrab disebut CVA (Cerebrovascular Accident) merupakan sebuah kejadian berupa hilangnya fungsi otak dengan cepat suplai darah ke otak terganggu. Terganggunya suplai otak ini akibat tersumbatnya atau bocornya pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah menuju otak.

Penyakit stroke juga merupakan gangguan fungsi otak yang dapat terjadi dengan mendadak akibat terganggunya pembuluh darah pada otak dan bisa menyebabkan kematian. Di Indonesia stroke menjadi penyebab kematian hingga 15,4% dari total seluruh kematian yang disebabkan penyakit. Tidak hanya itu tidak kurang dari 2,5% penderita stroke meninggal dunia sedangkan sisanya menderita kecacatan dengan keparahan yang cukup variatif.

Akibat dan dampak dari penyakit stroke di tentukan oleh bagian otak mana yang mengalami gangguan atau pecahnya pembuluh darah , karena stroke ini dapat menyebabkan:

– Lumpuh, Kelumpuhan yang terjadi ada dua macam yaitu Hemiplegia kanan dan Hemiplegia kiri, kondisi ini sudah termasuk pada tahap yang serius yaitu dengan adanya gangguan seperti, tidak bisa bergerak karena kaku, bagian yang mengalami kelumpuhan itu bisa dari ujung rambut sampai kaki, ada hal yang lebih serius lagi yaitu rusaknya otot otot dan sulitnya makan.

– Perubahan Mental, Setelah stroke memang dapat terjadi gangguan pada daya pikir , kesadaran, kosentrasi, kemampuan belajar dan fungsi intelektualnya lainnya. Semua hal tersebut dengan sendirinya mempengaruhi penderita. Marah, sedih sering kali menurunkan semangat hidupnya sehingga muncul dampak emosional yang lebih berbahaya,  misalnya :

– Gangguan Komunikasi, Paling tidak sperempat dari semua pasien stroke mengalami gangguan komunikasi, yang berhubungan dengan mendengar, berbicara, membaca dan bahkan  isyarat dengan gerak tangan. Ketidakberdayaan ini adalah kondisi yang sulit.

– Agnosia adalah kehilanagn kemampuan untuk mengenali orang atau benda

– Anosonia adalah tidak mengenali bagian tubuhnya sendiri

– Apraksia adalah tidak mampu melakukan suatu gerakan atau menyusun kalimat yang di inginkannya. Bahkan kehilangan kemampuan untuk melaksanakan langkah-langkah pemikiran dalam urutan yang benar

– Distosi Spasial adalah tidak mampu mengukur jarak atau ruang yang ingin di jangkaunya

– Gangguan Emosional, Penderita mudah merasa takut, gelisah, marah dan sedih. Penderitaan yang sangat umum pada pasien adalah depresi .

– Kehilangan indera perasa, Pasien strike mungkin kehilangan kemampuan  indera yaitu rangsang sentuh atau jarak.

Gejala-gejala ini paling sering diabaikan oleh masyarakat, karena dianggapnya hanya gangguan biasa yang bisa sembuh dengan sendirinya tanpa harus berbuat apa apa.

Ciri Ciri Penyakit Sroke :

– Gangguan bahasa (afasia), yaitu kondisi dimana seseorang tiba-tiba tidak mengerti bahasa yang biasa digunakannya sehari-hari.

– Gangguan menulis (agrafia), yaitu jika seseorang tiba-tiba tidak bisa menulis namun masih bisa membaca.

– Gangguan membaca (alexia), yaitu jika seseorang tiba-tiba tidak bisa membaca namun bisa menulis.

– Gangguan mengenal nama orang atau barang (anomia), bahkan dengan orang atau barang yang sering ditemuinya

– Gangguan memori (amnesia)

– Gangguan mengenal tata ruang (gangguan visuospatial), yaitu kondisi dimana seseorang menganggap semua benda berada pada bidang datar, sehingga ia merasa cukup hanya dengan menjangkau dengan tangan tanpa beranjak, walaupun benda tersebut berada 5 m di depannya.

– Gangguan berhitung (akalkulia), yaitu jika seseorang tiba-tiba kehilangan kemampuan berhitung dengan soal mudah sekalipun.

Gangguan sensorik

– Kesemutan sekitar mulut

– Gangguan pengecapan atau lidah

– Hemihipestesia (baal atau kurangnya sensitifitas pada 1 sisi)

– Hemiparestesia (kesemutan 1 sisi)

– Nyeri pada satu sisi tubuh

Kejang

– Kejang umum, yaitu kejang pada seluruh tubuh

– kejang absans, yaitu kejang disertai waktu jeda dan kemudian kejang lagi secara berulang-ulang

– Kejang fokal, yaitu kejang pada salah satu bagian tubuh (kanan atau kiri saja)

Gangguan lapang pandang penglihatan

– Buta mendadak 1 mata atau 2 mata

– Gelap 1 sisi lapang pandang atau terdapat spot hitam di sekitar pandangan

Gangguan motorik

– Paraparesis (lemah kedua kaki)

– Gangguan gerak otot wajah, biasanya ditandai dengan bentuk bibir yang tiba-tiba miring

– Gangguan gerak bola mata (oftalmoplegia)

– Gangguan menelan (disfagia)

– Hemiparesis (lemah sebelah badan, tangan kaki kanan atau kiri saja)

– Quadriparesis (lemah keempat anggota badan, tangan kaki kanan dan kiri)

Apa Itu Strokecare?

StrokeCare, Produk Organik yang diproduksi oleh PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang merupakan Formula Khusus untuk mengatasi Penyakit Stroke. Dengan melewati berbagai penelitian demi penelitian yang memakan waktu panjang dan melibatkan berbagai bahan-bahan Alami kualitas terbaik dengan melewati proses teknologi canggih Autofermentasi Nanotechnology akhirnya StrokeCare tercipta.

Formula Organik StrokeCare mengandung Flavonoid yang terkandung di dalam strokecare merupakan antioksidan polifenol yang mampu memperkuat dinding sel darah merah dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi kecenderungan trombosis dan menghambat oksidasi LDL sehingga mengurangi terjadinya proses atherosklerosis di pembuluh darah.