skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Apakah Penyakit Stroke Ringan Bisa Sembuh

Apakah Penyakit Stroke Ringan Bisa Sembuh

Kita tahu stroke ini adalah pengyakit kronis dan serius yang bisa menyebabkan komplikasi berbahaya bagi tubuh penderita, untuk itu terimakasih kepada anda sekalian yang telah berkunjung pada website kami ini, disini kami akan memberikan pengetahuan tentang deteksi dini dan pencegahan atau pengobatan sejak dini untuk menghindari penyakit stroke.

Maka dari itu jika anda atau keluarga anda belum memahami dan mengetahui deteksi dini mengenai resiko stroke, gejala awal yang terjadi kami akan memberikan informasi yang jelas dan terpercaya tentang ciri ciri penyakit stroke, sebenarnya stroke pada tahap awal itu sangat sederhana tatapi berbahaya apabila tidak dilakukan penanganan secara tepat cepat dan alami, inilah tanda gejala yang harus kita mengerti agar kita lebih waspada.

Ternyata Penyakit Stroke Ringan Bisa Disembuhkan

Di Indonesia, stroke menjadi penyebab sekitar 15,4% kematian dari total kasus kematian akibat penyakit. Sebanyak 2,5% dari pasien stroke meninggal dunia, dan sisanya akan mengalami kecacatan yang beratnya bervariasi. Seseorang dikatakan menderita stroke jika mengalami defisit neurologis selama lebih dari 24 jam.

Bila gangguan saraf berlangsung selama kurang dari 24 jam maka keadaannya disebut sebagai suatu Transient Ischemik Attack (TIA) atau stroke ringan. Perlu diingat bahwa TIA merupakan salah satu faktor risiko terjadinya stroke di kemudian hari, sehingga keadaan ini tidak bisa diabaikan begitu saja.

Gejala klinis stroke murni disebabkan oleh adanya gangguan pada pembuluh darah otak, berupa penyumbatan ataupun pecah pembuluh darah otak, dan bukan disebabkan oleh penyakit lain seperti tumor otak, infeksi otak ataupun gangguan saraf perifer. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah otak diantaranya adalah hipertensi, kencing manis dan kolesterol.

Tetapi Anda tidak perlu terlalu khawatir karena kemajuan bidang terkhnologi sekarang ini luar biasa pesat. Termasuk dalam hal pencegahan dan pengobatan stroke. Dengan demikian dapat diharapkan di tahun-tahun mendatang lebih banyak penderita stroke yang bisa disembuhkan total dan dapat beraktivitas kembali sepenuhnya.

Berikut adalah terapi untuk penyembuhan stroke:

  1. Terapi psikologis

Pada umumnya, penderita stroke akan mengalami depresi berat setelah terjadinya serangan stroke mendadak. Jika dibiarkan terlalu lama bisa mengganggu kejiawaan penderita. Jadi, sebelum melakukan terapi pengobatan stroke, maka sebaiknya penderita melakukan terapi psikologis terlebih dahulu.

Terapi ini bisa dilakukan oleh anggota keluarga penderita atau dengan meminta bantuan tenaga profesional. Terapi psikologis bertujuan untuk memberikan semangat penderita strok untuk sembuh. Lalu pada akhirnya penderita mau berusaha sendiri untuk bisa sembuh. Karena kesembuhan itu berasal dari diri sendiri.

  1. Terapi fisik

Penderita stroke akan mengalami perubahan nyata yang nampak pada fisiknya. Karena stroke, penderita kehilangan fungsi motorik seperti kelumpuhan di salah satu sisi tubuh. dalam terapi ini dibutuhkan seorang yang profesional di bidang fisioterapi. Sang terapis akan membantu penderita stroke untuk mendapatkan daya motoriknya lagi.

  1. Terapi kognitif

Kognitif adalah kemampuan otak dalam mengolah informasi yang masuk ke otak. Ada beberapa cara terapi kognitif yang digunakan untuk membantu penderita stroke. Salah satunya dengan melakukan komunikasi lisan dengan penderita sroke yang mengalami kehilangan daya bicara.

Terapi ini juga bisa dilakukan oleh keluarga penderita sendiri. Dengan memicu perkembangan otak secara rutin, dapat membuat penderita stroke sembuh.

  1. Terapi penglihatan

Selama ini pada beberapa kasus serangan stroke ditemukan penderitanya ada yang mengalami gangguan penglihatan. Bisa salah satu mata yang mengalami kebutaan atau bahkan dua mata. Untuk itu, sangat dianjurkan penderita stroke untuk menemui ahli syaraf untuk mengatasi gangguan ini. Mengingat begitu besarnya fungsi mata bagi kita.

  1. Terapi buang air

Selain beberapa penderita mengalami kebutaan, serangan strok juga bisa menyebabkan penderita mengalami sulit kencing. Sebab, stroke bisa menyerang bagian otak yang bertugas mengontrol pembuangan urine.

Itulah mengapa yang membuat penderita strok mengompol tanpa disadari. Yang harus dilakukan untuk menanganinya adalah dengan tidak sering memberikan minum pada penderita stroke.

Sekian artikel ini, apabila anda berminat untuk melakukan terapi hendaknya segaera lakukanlah karena stroke bisa bertambah parah.

Apa Itu Strokecare?

StrokeCare, Produk Organik yang diproduksi oleh PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang merupakan Formula Khusus untuk mengatasi Penyakit Stroke. Dengan melewati berbagai penelitian demi penelitian yang memakan waktu panjang dan melibatkan berbagai bahan-bahan Alami kualitas terbaik dengan melewati proses teknologi canggih Autofermentasi Nanotechnology akhirnya StrokeCare tercipta.

Formula Organik StrokeCare mengandung Flavonoid yang terkandung di dalam strokecare merupakan antioksidan polifenol yang mampu memperkuat dinding sel darah merah dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi kecenderungan trombosis dan menghambat oksidasi LDL sehingga mengurangi terjadinya proses atherosklerosis di pembuluh darah.